- Sanya (Bahwasanya) aku tidak akan menyekutukan Alloh, aku tidak akan percaya pada takhayul, khurafat, dan tidaklah aku akan berbuat bid’ah dalam syara
- Sanya aku akan mentaati hukum Alloh dan Rosul-Nya, sedaya upayaku kujalankan perintah Alloh dan Rosul-Nya, sedaya upayaku kujauhi larangan Alloh dan Rosul-Nya
- Sanya hanya kupergunakan ilmu ini pada jalan haq, dan semoga terumpang barahlah aku apakala ilmu ini kupergunakan pada jalan bathil atau aku mengkhianati amanat sehingga ilmu ini jatuh di luar haq
- Sanya aku berusaha amar ma’ruf nahi munkar
- Sanya aku akan mentaati segala peraturan lanah sepanjang peraturan itu tiada menyimpang dari hukum Alloh dan Rosul-Nya
- Sanya aku tidak akan tekebur, pongah dan congkak
- Tidaklah aku akan terpancing, terhasut lawan, lalu tidaklah aku akan mengikuti jalan kekafiran
- Aku akan teliti bertindak dan tekun mencahari ilmu
- Aku berdaya upaya bersahabat dengan siapapun di dalam batas-batas hukum syara
- Aku tidak akan menganut dan berasas ashobiyah
- Aku tidak akan mempergunakan lambang-lambang, upacara-upacara, penghormatan yang menyalahi syara’.
MAKLUMAT PERSAUDARAAN SEJATI
Bismillahirrahmanirrahim
1. PTI MEMASUKI DAKWAH NASIONAL
2. PTI MELURUSKAN PEMAHAMAN BELADIRI YANG MENGANDUNG UNSUR SYIRIK DAN KHURAFAT
3. PTI MENJALANKAN PRINSIP PERSAUDARAAN MUSLIM DAN MENENTANG SIKAP MEMBID’AHKAN SESAMA MUSLIM
Segala puji bagi Allah Swt yang selalu memberikan kepada kita nikmat yang sangat luar biasa yaitu nikmat iman dan islam. Shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada suri teladan kita Nabi Muhammad Saw.
Tidak lupa salam kepada saudara kami, pembina dua aliran besar di Indonesia, Ust.Pupu dan akhi Habiburrahman yang merupakan bagian dari generasi terdahulu Thifan, yang pernah dibina langsung oleh sesepuh kita Ust.Marzdedeq.
Saat ini PTI sudah mendaftarkan diri ke kementrian pemuda dan olahraga itu berarti saat ini PTI memasuki dakwah yang lebih luas lingkupnya di masyarakat. Disamping itu globalisasi telah memberikan tantangan dakwah yang berat karena berbagai beladiri asing yang jauh dari nilai-nilai Islam terus berkembang di masyarakat.
Dalam rangka menghadapi tantangan-tantangan tersebut tamid PTI diwajibkan menjaga persaudaraan sesama tamid thifan apapun alirannya. Kita berikan apresiasi yang tinggi kepada saudara-saudara kita:
1. Ustazd Pupu yang tetap istiqomah menjaga metode latihan Thifan yang khas dengan metodenya yang keras untuk membangun muslim tangguh dan tahan banting. Kami sangat mengagumi teknik beliau, tetapi saat ini tamid kami belum bisa mengaplikasikannya karena pertimbangan kondisi fisik orang Indonesia pada umumnya.
2. Kepada akhina Habiburrahman. Bagaimanapun hampir 5 tahun kami berlatih kepada saudara Habiburrahman, kami sepakat seperti pada awal kami ikut mendirikan aliran Tsufuk bahwa tamid kita adalah saudara kita yang mempunyai hak akan ilmu beladiri yang dalam latihannya tetap harus memperhatikan kaidah medis dan anatomi tubuh, tetapi dengan modal ilmu yang kami pelajari selama ini, kami memiliki metode sendiri yang kami anggap tepat dan bisa memajukan Thifan di Indonesia
Yang terakhir PTI menghimbau kepada para tamid pendukung dakwah untuk menjauhi sikap jamaah yang mudah membid’ahkan saudara seiman. PTI memandang bahwa lahan dakwah dalam bidang olahraga beladiri masih luas, yang masih belum terbina jasadiyahnya dan belum terlepas dari tatacara beladiri di luar Islam lebih banyak dari yang telah bergabung di salah satu aliran Thifan. Itulah lahan dakwah kita. PTI SEJATI harus menjadi juru dakwah yang santun diterima disemua kalangan yang hanif.
Afwan Katsiron. Wallahu ‘alam bishowab
1. PTI MEMASUKI DAKWAH NASIONAL
2. PTI MELURUSKAN PEMAHAMAN BELADIRI YANG MENGANDUNG UNSUR SYIRIK DAN KHURAFAT
3. PTI MENJALANKAN PRINSIP PERSAUDARAAN MUSLIM DAN MENENTANG SIKAP MEMBID’AHKAN SESAMA MUSLIM
Segala puji bagi Allah Swt yang selalu memberikan kepada kita nikmat yang sangat luar biasa yaitu nikmat iman dan islam. Shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada suri teladan kita Nabi Muhammad Saw.
Tidak lupa salam kepada saudara kami, pembina dua aliran besar di Indonesia, Ust.Pupu dan akhi Habiburrahman yang merupakan bagian dari generasi terdahulu Thifan, yang pernah dibina langsung oleh sesepuh kita Ust.Marzdedeq.
Saat ini PTI sudah mendaftarkan diri ke kementrian pemuda dan olahraga itu berarti saat ini PTI memasuki dakwah yang lebih luas lingkupnya di masyarakat. Disamping itu globalisasi telah memberikan tantangan dakwah yang berat karena berbagai beladiri asing yang jauh dari nilai-nilai Islam terus berkembang di masyarakat.
Dalam rangka menghadapi tantangan-tantangan tersebut tamid PTI diwajibkan menjaga persaudaraan sesama tamid thifan apapun alirannya. Kita berikan apresiasi yang tinggi kepada saudara-saudara kita:
1. Ustazd Pupu yang tetap istiqomah menjaga metode latihan Thifan yang khas dengan metodenya yang keras untuk membangun muslim tangguh dan tahan banting. Kami sangat mengagumi teknik beliau, tetapi saat ini tamid kami belum bisa mengaplikasikannya karena pertimbangan kondisi fisik orang Indonesia pada umumnya.
2. Kepada akhina Habiburrahman. Bagaimanapun hampir 5 tahun kami berlatih kepada saudara Habiburrahman, kami sepakat seperti pada awal kami ikut mendirikan aliran Tsufuk bahwa tamid kita adalah saudara kita yang mempunyai hak akan ilmu beladiri yang dalam latihannya tetap harus memperhatikan kaidah medis dan anatomi tubuh, tetapi dengan modal ilmu yang kami pelajari selama ini, kami memiliki metode sendiri yang kami anggap tepat dan bisa memajukan Thifan di Indonesia
Yang terakhir PTI menghimbau kepada para tamid pendukung dakwah untuk menjauhi sikap jamaah yang mudah membid’ahkan saudara seiman. PTI memandang bahwa lahan dakwah dalam bidang olahraga beladiri masih luas, yang masih belum terbina jasadiyahnya dan belum terlepas dari tatacara beladiri di luar Islam lebih banyak dari yang telah bergabung di salah satu aliran Thifan. Itulah lahan dakwah kita. PTI SEJATI harus menjadi juru dakwah yang santun diterima disemua kalangan yang hanif.
Afwan Katsiron. Wallahu ‘alam bishowab
Janji Tamid Thifan Po Khan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar